Rabu, 21 Januari 2015

PUISI GUNADARMA

Perkuliahan. . .
Satu frase banyak cerita
Ini bukan soal dimana saya menuntut ilmu
Ataupun ilmu apa yang sekarang saya timba
Tapi ini soal perjuangan dan pengorbanan
Yang ditempuh oleh semua mahasiswa
Demi tiga huruf dibelakang nama
Gelar sarjana

Ketika anak seusia kami telah usai menuntut ilmunya
Kembali ke rumah, berkumpul bersama keluarga
Atau mengerjakan tugas dan merehatkan badannya
Kami baru memulai melangkahkan kaki ini menuju tempat kami menimba ilmu
Gunadarma

Ketika anak seusia kami sedang bersantai di akhir pekan
Berkumpul dengan keluarga
Sahabat
Atau bahkan kekasih
Kami harus mengorbankan semua itu
Tentu tidaklah mudah
Sama sekali tidak mudah.

Menjadi mahasiswa kelas malam memang tidaklah mudah
Tidak jarang berat sekali kaki ini dibawa melangkah untuk menuntut ilmu
Tenaga yang terkuras setelah seharian beraktifitas
Pikiran yang penat
Terkadang terasa sangat menyulitkan kami

Tugas yang menumpuk
Waktu yang tersita
Pikiran yang tertekan
Kemunculan rasa penat dan jenuh adalah sebuah keniscayaan
Sebuah keniscayaan yang kelak akan dialami oleh kami
Kami yang berada di tingkatan tertinggi dalam kasta pelajar
Mahasiswa


Di tengah kepenatan dan kejenuhan yang datang
Muncul setitik rasa syukur dalam diri ini
Setidaknya saya adalah satu orang beruntung yang terpilih
Diantara ribuan orang diluar sana yang mengidamkan
Dan begitu ingin untuk mengecap rasa itu
Rasa menuntut ilmu diatas bangku perkuliahan
Berada di tingkat tertinggi dalam kasta pelajar

Dunia perkuliahan tidak seindah yang kita lihat di televisi
Menuntut ilmu juga tidak semudah menggunakan kaus kaki
Tapi kami percaya, sebuah hasil tidak akan mengkhianati prosesnya
Begitu juga dengan perjuangan dan pengorbanan kami.

1 komentar: