Senin, 26 Januari 2015

Dampak Sosial Media


Kemunculan jejaring sosial di dunia maya merupakan fenomena sosial yang seolah  memiliki dua wajah. Mengapa demikian? Karena dalam kemunculannya, ia memiliki begitu banyak manfaat bagi penggunanya. Tentunya sebagian besar dari kita telah merasakan betapa facebook dan jejaring sosial lainnya dapat membantu kita menemukan teman lama kita lewat akunnya. Jejaring sosial juga dapat dijadikan alat untuk memotori gerakan sosial, misalkan lewat hastag di twitter. 

Jejaring sosial juga kini dijadikan sebagai tempat sosialisasi, melakukan interaksi sekaligus menampung aspirasi para penggunanya. Bisa kita lihat pada sekarang-sekarang ini acara berita di tv maupun radio menampilkan aspirasi dan tanggapan masyarakat yang masuk kea kun jejaring sosial acara tersebut. Hal ini menunjukan bahwa fungsi sebuah jejaring sosial tidak lagi sebatas untuk melakukan interaksi dan menambah lingkup pertemanan, tapi juga sebagai wadah aspirasi dan sebagai alat control sosial. 



Banyak orang dihujat di jejaring sosial karena perbuatan-perbuatan tertentu, hal tersebut menunjukan bahwa jejaring sosial sebagai alat control sosial karena masyarakat bisa menegur orang yang sekiranya melakukan penyimpangan lewat jejaring sosial. Selain itu, keberadaan jejaring sosial juga membuat banyak lapangan kerja baru, terbukti dengan menjamurnya pengusaha yang berjualan lewat online shop. 

Dengan segala manfaat yang diberikan oleh jejaring sosial, ternyata banyak juga kasus-kasus yang menunjukan bahwa ternyata jejaring sosial memiliki efek buruk bagi penggunanya. Mulai dari kecanduan untuk online, kasus penipuan (biasanya terkait dengan transaksi online) dan lain sebagainya. Jadi kita sebagai generasi muda jadikanlah media sosial ini sebagai wadah yang bemanfaat dan gunakanlah fasilitas ini dengan bijak karena dampak kebaikannya pun akan bertimbal balik ke diri kita juga. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar